tagline fgbmfi

When to Run & When to Walk

shutterstock35906776Mengetahui apa yang penting dalam kehidupan kita, akan menentukan keberhasilan hidup kita. Keinginan yang kuat, kegigihan, dan disiplin menjadi salah satu aspek keberhasilan. Namun bukan itu yang menentukan. Kita perlu ketrampilan, kalau tidak kita akan sulit mencapai kesuksesan. Anda tidak bisa menjadi orang sukses tanpa memiliki ketrampilan.

Kita harus tahu kapan saatnya kita berjalan dan kapan saatnya kita berlari. Inilah ketrampilan yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan. Pengkhotbah 8:6, "Karena untuk segala sesuatu ada waktu pengadilan, dan kejahatan manusia menekan dirinya."

Semua pencapaian di dunia ini selalu ditentukan oleh "timing" yang tepat. Jika Anda ingin sukses Anda harus tahu waktu yang tepat untuk bertindak. Inilah yang disebut dengan momentum. Timing yang tepat dan dilakukan dengan cara yang tepat disebut sebagai ketrampilan.

Kita tidak bisa menciptakan momentum dan waktu, itu milik Tuhan. Tapi kita bisa memanfaatkan itu untuk keberhasilan kita. Kita akan bergerak lambat jika Tuhan bergerak lambat, demikian pula sebaliknya.

"Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi." (1 Timotius 6:12)

"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus." (Filipi 3:12)

Apa yang Tuhan ingin kita lakukan?

1.  Ketika Tuhan menyuruh kita lakukan sesuatu, jangan tunda-tunda. Lakukan saja! Perintah Tuhan itu baik adanya. Responi apa yang menjadi kehendak Tuhan. Menunda ketaatan itu sama dengan tidak taat. Ketaatan membawa hidup dalam berkat Tuhan.

"Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia." (Markus 1:17-18)

2.  Ketika kita perlu meminta dan memberikan pengampunan. Jangan ada kepaihitan, dendam, dan amarah dalam hidup kita. kalau tidak hal-hal itu akan menjadi racun (Matius 5:23-24). Kepada siapa kita harus berdamai, jangan ditunda!

3.  Katika kita merasa tergoda. Anda harus tahu kelemahan Anda. Dengan mengetahui kelemahan diri sendiri, maka Anda akan waspada dalam bertindak. Jangan dekat-dekat dengan godaan, kalau tidak Anda akan ditelan habis.

"Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan." (1 Timotius 6:11)

"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!" (1 Korintus 10:14)

4.  Ketika kita berjanji kepada Tuhan. Bernazar kepada Tuhan itu baik, tapi harus ditepati.

"Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan." (Pengkhotbah 5:3)

5.  Ketika kita memiliki kesempatan untuk berbuat baik. Bersama dengan Tuhan kita bisa melakukan banyak perkara, khususnya berbuat baik kepada sesama.

"Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya." (Amsal. 3:27)

"Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja." (Yohanes 9:4)

6.  Ketika Tuhan menawarkan pengampunan, jangan pernah menolak!

"TUHAN YESUS MEMBERKATI"

Posted in Special Teaching

lt ad-1004 powerpoint templates title slide rev

  •  BRA-Q       Crapoe-Seafood-Restaurant copy
  • chemindo   Logo Puri Saron Hotels 
  • prego

Copyright © 2013 Communication & Publication Department FGBMFI Indonesia

Website Security Test