tagline fgbmfi

Radiasi Bersifat Buruk Pada Mata, Haruskah Kita Menggunakan Kacamata Anti Radiasi

anti radiasiDi jaman yang serba teknologi ini membuat kita banyak bekerja dengan menggunakan komputer atau gawai. Kabar baiknya adalah teknologi membuat kita menjadi lebih mudah melakukan pekerjaan. Sementara kabar buruknya adalah kebiasaan di depan komputer atau gawai berpotensi merusak mata kita.

Agar bisa melihat dengan baik, mata akan menyerap bias cahaya. Sayangnya, tidak setiap cahaya tersebut baik. Bisa jadi cahaya yang masuk memiliki radiasi, seperti sinar matahari atau layar monitor yang bisa merusak fungsi mata. Kita semua tahu kalau mata adalah salah satu bagian tubuh vital. Menjaga kesehatan mata juga merupakan hal wajib yang perlu dilakukan.

Jika mata dibiarkan terkena radiasi terus menerus, dampak buruknya adalah dibawah ini.

1. Mata mudah lelah

Pernahkah kita merasakan mata sangat lelah setelah berhadapan dengan monitor selama berjam-jam? Hal ini dikarenakan pancaran sinar dari monitor menyebabkan produksi hormon melatonin terganggu. Hormon ini berperan dalam regulasi fungsi biologis manusia. Hormon ini juga disebut sebagai hormon yang mengendalikan mood seperti pembentukan kebahagiaan atau semangat. Jadi jangan heran kalau mata lelah dapat merusak mood bekerja kita.

2. Corneal flash burn

Mata dapat mengalami cedera jika dibiarkan terus menerus menerima paparan sinar UV. Corneal flash burn adalah salah satu dampak saat sinar UV jatuh tepat pada kornea mata. Kornea merupakan bagian yang sangat sensitif, sehingga intensitas sinar UV yang tinggi dapat membakar permukaan kornea dan membuat mata menjadi iritasi.

Gejalanya adalah mata perih dan sensitif terhadap cahaya. Dalam kondisi yang parah, pandangan bisa menjadi buram, serba putih atau hanya melihat bayangan-bayangan.

3. Ansthenopia

Penyakit ini terjadi saat reaksi pupil mata terhadap cahaya terlalu lambat. Hal ini dikarenakan mata terlalu lama terkena cahaya yang berlebihan. Bisa juga disebabkan saat mata terlalu lama digunakan untuk melihat sesuatu yang terlalu dekat.

Gejalanya adalah mata menjadi merah, berair atau silau. Radiasi bersifat buruk bagi mata. Salah satu tindakan yang bisa kita lakukan untuk meminimalkan resiko buruk dari radiasi dengan cara menggunakan kacamata anti radiasi.

Resiko-resiko diatas menjadikan seseorang akhirnya memilih untuk menggunakan kacamata anti radiasi. Kacamata ini berfungsi untuk melindungi mata dari bahaya sinar radiasi. Lensanya memiliki sebuah lapisan khusus untuk menahan sinar radiasi yang masuk ke dalam mata.

Sumber radiasi sendiri bisa melalui matahari/UV, gawai atau komputer. Namun, karena teknologi sekarang terus berkembang, layar monitor pun dirancang sedemikian rupa agar dapat menangkal sinar radiasi masuk ke dalam mata.

Selain menggunakan kacamata radiasi buat kita yang sering terpapar sinar matahari, ada baiknya juga kita rajin mengistirahatkan mata. Setiap dua puluh menit sekali, cobalah untuk mengalihkan pandangan menuju objek sejauh 6 meter selama 20 detik. Tidak hanya meminimalisir radiasi, hal ini juga berfungsi agar mata tidak mudah lelah.

Sumber : bixbux

Posted in Kesehatan

lt ad-1004 powerpoint templates title slide rev

  •  BRA-Q       Crapoe-Seafood-Restaurant copy
  • chemindo   Logo Puri Saron Hotels 
  • prego

Copyright © 2013 Communication & Publication Department FGBMFI Indonesia

Website Security Test